Command Line Interface (CLI)adalah sebuah antarmuka berbasis teks yang mengizinkan pengguna untuk melakukan interaksi dengan sistem melalui baris-baris perintah atau yang biasa disebut dengan command line (sumber: google). Untuk menggunakan cli kita bisa menggunakan aplikasi terminal pada linux. Berikut adalah perintah dasar(cli) yang sering digunakan.

1. ls (list directory contents)
Perintah ls digunakan untuk melihat list (daftar/isi) dari sebuah direktori.

Pada gambar diatas setelah kita mengetikan ls kemudian tekan enter hasilnya adalah muncul isi (list) yang berada pada sekur2. Jika kita ingin melihat isi dari suatu direktori beserta atribut dan informasi lainnya kita bisa mengetikan perintah ls -l namadirektori. Perhatikan gambar berikut.

2. mkdir (make directory)
Perintah ini digunakan untuk membuat direktori. Misalkan kita akan membuat direktori baru dengan nama direktori Latihan. Kita cukup ketikan mkdir Latihan kemudian kita liat hasilnya apakah direktori tersebut sudah berhasil terbentuk atau belum dengan mengetikan ls. Perhatikan gambar di bawah ini.

3. cd (change directory)
Perintah ini digunakan untuk berpindah-pindah ke suatu direktori. Misalkan kita akan pindah ke direktori Latihan yang barusan kita buat maka kita cukup mengetikan cd Latihan. Perhatikan gambar berikut.

Pada gambar diatas berarti kita sudah berada di dalam direktori Latihan. Coba, sekarang anda buat direktori baru dengan nama direktori coba di dalam direktori Latihan tersebut. Jika benar maka hasilnya akan tampak seperti pada gambar di bawah ini.

Sekarang, silahkan anda buat direktori baru di dalam direktori coba dengan nama direktori test. Jika benar maka hasilnya akan seperti gambar di bawah ini.

4. clear
Perintah ini digunakan untuk membersihkan tampilan layar ketika layar terminal penuh dengan teks

5. touch
Perintah ini bisa digunakan untuk membuat file baru. Misalkan kita akan membuat file baru dengan nama file text.txt pada direktori test maka kita cukup mengetikan perintah touch text.txt. Perhatikan gambar berikut

6. nano
Perintah ini digunakan untuk teks editor. Misalkan kita akan menulis isi teks (halo) dari file text.txt maka kita bisa mengetikan perintah nano text.txt kemudian ketik halo. Kemudian kita keluar dari text editor tersebut dengan menekan tombol kombinasi ctrl + x. Pada konfirmasi yang muncul pilih yes (ketik y) kemudian enter. Perhatikan gambar berikut

7. cat
Perintah ini digunakan untuk melihat isi file. Biasanya file teks. Sekarang coba liat isi dari file text.txt yang telah kita buat di atas. Perintahnya adalah cat text.txt. Jika benar maka hasilnya akan seperti gambar di bawah ini.

8. cp
Perintah ini digunakan untuk mencopy file atau direktori. Misalnya kita akan mencopy file text.txt maka perintahnya adalah cp text.txt text1.txt. Perhatikan gambar berikut.

9. mv
Perintah ini digunakan untuk memindahkan (cut) file atau direktori, dan juga bisa untuk merubah (rename) file atau direktori. Sekarang cobalah rubah nama file text1.txt menjadi text2.txt. Jika benar maka hasilnya akan seperti gambar di bawah ini

Latihan berikutnya coba anda pindahkan file text2.txt ke dalam direktori coba. Jika benar maka hasilnya seperti tampak pada gambar di bawah ini.

10. rm, rmdir dan rm -rf
Perintah rm digunakan untuk menghapus file, rmdir digunakan untuk menghapus direktori dan rm -R digunakan untuk menghapus direktori beserta isinya. Sebagai bahan latihan, coba anda hapus file text.txt pada direktori test. Jika benar maka hasilnya seperti gambar dibawah ini.

Setelah bisa menghapus file, sekarang kita akan mencoba menghapus suatu direktori. Target direktori yang akan kita coba hapus adalah direktori test yang berada di dalam direktori coba. Untuk menghapus direktori test berarti kita harus keluar dulu dari direktori yang akan dihapus tersebut. Perintah yang digunakan untuk keluar atau pindah ke direktori sebelumnya adalah cd .. (titik dua kali). Sedangkan jika ingin kembali ke direktori home adalah kita bisa mengetikan perintah cd. Perhatikan gambar di bawah ini

Ok, kita kembali masuk ke direktori coba kemudian hapus direktori test. Jika berhasil maka tampilannya akan seperti gambar berikut.

Latihan terakhir cli menghapus adalah menghapus direktori berserta isinya. Cobalah anda hapus direktori coba yang didalamnya terdapat file text2.txt. Jika benar maka tampilannya akan seperti gambar di bawah ini.

11. sudo
Perintah awalan yang berfungsi untuk mengeksekusi sebuah perintah sebagai super user (root).

12. chmod
chmod digunakan untuk mengganti permission dari sebuah file/folder. Dalam hal ini ada tiga kelompok pengguna dibedakan:

  • User : Pengguna yang memiliki file (Dalam kebanyakan kasus ini berarti Anda, pemilik situs WordPress).
  • Group : Kelompok pengguna yang telah diberikan akses ke file, misalnya, anggota situs Anda.
  • Public : Semua orang yang terhubung dengan internet, termasuk pengunjung situs Anda.

Lalu apa saja perbedaan izin yang diberikan kepada masing-masing kelompok pengguna pada file atau direktori:

  • Read (4) : Kemampuan untuk melihat isi file atau mengakses nama file dalam direktori. Dinotasikan dengan huruf r
  • Write (2) : Kemampuan untuk menulis dan memodifikasi file. Untuk direktori, ini berarti kemampuan untuk menambah dan menghapus file individual dalam sebuah direktori atau folder. Dinotasikan dengan huruf w
  • Execute (1) : Kemampuan untuk mengeksekusi file dan menjalankan skrip di dalamnya (menjalankan file executable). Untuk direktori, ini berarti pengguna diijinkan untuk mengakses file yang terdapat di dalamnya. Dinotasikan dengan huruf x

Seperti yang Anda lihat di atas, setiap tindakan diberi nilai digit tersendiri, dan ini adalah mengapa hak akses file biasanya ditampilkan dalam bentuk string nomor seperti “755” dan “644”. Untuk memahami nomor-nomor string tersebut, Anda harus terlebih dahulu tahu bahwa tiga digit memberikan izin untuk kelompok pengguna yang berbeda.

  • Angka urutan pertama menunjukkan akses yang diberikan kepada “User“.
  • Angka urutan kedua menunjukkan akses yang diberikan kepada “Group“.
  • Angka urutan ketiga menunjukkan akses yang diberikan kepada “Public“.

Jika Anda masih agak bingung tentang bagaimana hak akses file diberikan, contoh di bawah ini mungkin akan membantu pemahaman Anda.

Sumber : www.centerklik.com

12. chown
Perintah ini digunakan untuk mengganti owners dari file/folder. Perintah dasarnya adalah:
chown [owner/group owner] [nama file]

Pada dasarnya, jika kita memiliki file “demo.txt” dan kita ingin membuat owner file ini menjadi “bambang” dan group owner menjadi “clients”, maka perinta yang akan kita gunakan adalah:
chown bambang:clients demo.txt

Jadi, seperti yang Anda lihat, kita memisahkan owner dan group owner dengan simbol “:” (titik dua).

Sumber : www.hostinger.co.id